Suasana Pertemuan Pemkot Manado dan para tokoh agama.
Manado, MS
Pemerintah Kota (Pemkot) Manado mengimbau para tokoh agama dapat mensosialisasikan ke masyarakat agar lebih waspada terhadap ancaman kebakaran di tengah musim kemarau ekstrem sekarang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Manado dr Steaven Dandel MPH saat pertemuan dengan para tokoh agama di Aula Serba Guna Pemkot Manado, Kamis (10/9/26).
Menurutnya, Walikota Manado menitipkan pesan itu sebagai bentuk penyampaian edukasi soal dampak kebakaran di tiap ibadah-ibadah.
“Para tokoh agama diminta untuk menyisipkan pesan kewaspadaan terkait pencegahan akan potensi-potensi kebakaran di setiap ibadah agama masing-masing,”katanya.
Lanjutnya, dampak kebakaran di Manado telah mengalami ke lonjakan, dimana di Juli lalu sekira di angka 48 kasus, sedangkan di Agustus sendiri ada 346 kasus dengan kebakaran alang-alang mencapai 182.
Hal ini terkait kondisi kemarau panjang di Manado yang tercatat tidak turun hujan selama hampir tiga bulan terakhir. Sehingga banyak sumber air kita sudah kering.
Masyarakat pun, diajak mendoakan bersama agar harapan dampak kekeringan tak berlanjut panjang.
“Kita percaya Tuhan yang mempunyai segala sesuatu, dan kita percaya kalau kita berseru, kita akan mendapatkan pengasihan dari-Nya. Pemerintah berharap sinergi dengan para tokoh agama ini dapat meningkatkan kewaspadaan warga sekaligus menguatkan mental masyarakat dalam menghadapi ancaman kekeringan di Manado,”pungkasnya. (DevyKumaat)













Komentar