Terkait Transit Monitor, Begini Penjelasan Winda Winowatan

- Jurnalis

Senin, 21 September 2026 - 08:40 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Pelabuhan Samudera Bitung Iptu Nicki Winerungan S.IP MH

 

Bitung, MS

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polemik transit monitor atau TM yang dilaksanakan Yayasan Kasih yang Utama di Pelabuhan Bitung, mendapat titik terang. Ketua Yayasan Kasih yang Utama bersama Kapolsek Kawasan Pelabuhan Samudera berikan penjelasan, belum lama ini.

Ketua Yayasan Kasih yang Utama (YKYU) Winda Winowatan memaparkan bahwa yayasan ini berada di tiga provinsi. Adalah Jawa Timur (Jatim), Jawa Barat (Jabar) dan Sulawesi Utara (Sulut). Jadi, menurut dia, Transit Monitor bukan kegiatan yang baru dilaksanakan. “Ini sudah berjalan sejak tahun 2022 dan sudah berkoordinasi dengan sejumlah instansi yang terkait. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan pemantauan serta bagian dari upaya pencegahan tindak pidana perdagangan orang atau TPPO,” terangnya.

Baca Juga :  URC Polres Bitung Beraksi, Kasus Pencurian Mobil Ayla Terungkap

Koordinasi awal digelar rapat 16 Februari tahun 2022 yang melibatkan pemerintah kota Bitung, KSOPBitung, DP3A, Pelindo, ASDP, YKYU dan turun langsung di pelabuhan. Winda mempertegas, karyawan dan staf yayasan yang bertugas mempunyai id card. “Jadi jika ada ke depan di lapangan ada yang mengatasnamakan atau menyalagunakan wewenang langsung lapor di Polsek pelabuhan,” tandasnya.

Winda menambahkan, transit monitor merupakan kegiatan pemantauan dan identifikasi awal namun bukan sebagai penegak hukum. Personel YKYU tidak memiliki kewenangan melakukan pemeriksaan, penyidikan atau penahanan. “Jika ada indikasi atau dugaan TPPO, kami akan berkordinasi dengan yang mempunyai kewenangan dalam menindaklanjuti akan di proses susaui dengan hukum yang ada,” lugas Winda.

Baca Juga :  Kapolres Bitung Tebar Perdamaian, Pertikaian Kelompok Remaja Kombos dan Pasar Tua Tamat

Sementara itu, Kapolsek Pelabuhan Samudera Bitung Iptu Nicki Winerungan S.IP MH, saat dikonfirmasi memastikan bahwa YKYU merupakan mitra kerja bersama jajaran Polda Sulut, KSOP, Pelindo, ASDP, Polres Bitung, Direktorat PPA-PPO Polda dan DP3A Pemkot Bitung. Polsek Pelabuhan Samudera Bitung bersama YKYU, tambah dia, melaksanakan pendampingan dalam pengawasan dan pencegahan TPPO di pelabuhan.”Kami memberikan apresiasi pada yayasan kasih yang utama yang sudah bersama sama dalam memberantas TPPO yang ada di Sulut,” kunci Nicky.(Joy)

Follow WhatsApp Channel www.mediasulut.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Bitung Ungkap Kasus Penganiayaan Bersajam di Girian Weru, Dua Pelaku Diamankan
Gandeng Tangsel, Bitung Seriusi Replikasi dan Pemanfaatan Sistem Peta Pajak dan Pertahanan
Bagikan Helm Gratis, Kapolres Bitung: “Ada Keluarga yang Menunggu Kita Pulang”
Kapolres Bitung Tebar Perdamaian, Pertikaian Kelompok Remaja Kombos dan Pasar Tua Tamat
URC Polres Bitung Beraksi, Kasus Pencurian Mobil Ayla Terungkap
Pemerintahan Prabowo Apresiasi Hengky-Randito, Dapat Reward 200 Unit Bedah Rumah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 09:16 WITA

Polres Bitung Ungkap Kasus Penganiayaan Bersajam di Girian Weru, Dua Pelaku Diamankan

Selasa, 22 September 2026 - 10:19 WITA

Gandeng Tangsel, Bitung Seriusi Replikasi dan Pemanfaatan Sistem Peta Pajak dan Pertahanan

Senin, 21 September 2026 - 11:20 WITA

Bagikan Helm Gratis, Kapolres Bitung: “Ada Keluarga yang Menunggu Kita Pulang”

Senin, 21 September 2026 - 09:11 WITA

Kapolres Bitung Tebar Perdamaian, Pertikaian Kelompok Remaja Kombos dan Pasar Tua Tamat

Senin, 21 September 2026 - 08:57 WITA

URC Polres Bitung Beraksi, Kasus Pencurian Mobil Ayla Terungkap

Berita Terbaru