Manado, MS
Musim kemarau berkepanjangan memicu lonjakan kasus kebakaran di Kota Manado. Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Manado Noviyanti Mongkau SE, tercatat ada 311 laporan kebakaran yang masuk ke Call Center 112 sejak Juni hingga 18 September 2026. Laporan ini mencakup kebakaran lahan, sampah, hingga pemukiman.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dan, di balik ratusan laporan tersebut, ada petugas yang harus bergerak cepat setiap kali telepon darurat masuk.
Mereka tidak pernah tahu apa yang akan ditemui ketika tiba di lokasi.
Kebakaran lahan, alang-alang, sampah hingga bangunan menjadi bagian dari situasi yang harus dihadapi.
Dan, respons cepat armada pemadam kebakaran ikut ada pula dedikasi para petugas di lapangan.
Salah satunya adalah Hilario Mario Anlo, staf Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Manado yang akrab disapa “Om Damkar”.
Bagi Mario, bunyi sirene adalah tanda dimulainya misi penyelamatan. Hambatan seperti jalan sempit, kemacetan, hingga kabel listrik kerap memperlambat perjalanan menuju lokasi.
“Yang ada di pikiran kami, ada orang yang terjebak dan perlu diselamatkan. Kami harus cepat-cepat ke lokasi,” ujar Mario.
Meski terlihat tangguh, Mario tak menampik rasa takut saat berhadapan dengan api. Namun, tugas kemanusiaan selalu mengalahkan keraguan tersebut.
“Rasa takut saya dikalahkan oleh keinginan saya untuk menyelamatkan nyawa,” tegasnya.
Pengalaman pahit pun kerap membekas. Saat kebakaran hebat di Mega Mal Manado pada 16 Mei 2026, ia harus menerima kenyataan tak mampu menyelamatkan seorang korban karena akses terhalang kobaran api yang masif.
Disampaikan pula, kalau sangat berartinya laporan Cepat, bukan untuk Viral di media sosial.
Sehingga, Mario menggunakan nama Om Damkar untuk membagikan edukasi pencegahan kebakaran.
Sembari ia mengingatkan warga agar tidak mendahulukan membuat konten media sosial saat bencana terjadi.
Pesan turut timbul di sini bagi warga agar utamakan laporan darurat yang tersedia oleh Pemkot Manado yaitu Call Center 112 Manado yang bebas pulsa, alih-alih mengunggah video ke media sosial hingga viral.
Tak hanya itu, upayanya tertanam bahwa, pencegahan kebakaran lahan layak dimulai sejak dini.
Seperti, menghindari membakar sampah sembarangan dan periksa instalasi listrik serta kompor di rumah selama musim kemarau.
Terkait tampilan visual Mario sebagai pekerjaan beresiko dimana dia sebagai Om Damkar menuai telah mendapat pula pujian, hingga cacian warga yang itu adalah bagian dari keseharian Mario dan rekan-rekannya.
Bagi mereka, kecepatan laporan warga dan keakuratan lokasi adalah kunci utama untuk menyelamatkan nyawa.(DevyKumaat)













Komentar