Tinjauan Langsung BIAS di 3 SD, Iren G Pinontoan dan Dinkes Ajak Partisipasi Orang Tua Siswa

- Jurnalis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:54 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Manado, MS

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Manado Iren Golda Angouw-Pinontoan berkesempatan hadir, di pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2026 dilakukan di SD Negeri 06 Manado, SD Negeri 11 Manado, dan SD Negeri 124 Manado, Rabu (5/8/26).

Mendampinginya, Sekertaris Daerah (Sekda) Manado dr Steaven Dandel MPH, Kadis Kesehatan Sulut dr Lydia Tulus MKes dan jajaran Dinkes Manado.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Iren, pelaksanaan BIAS itu merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Dan, langkah imunisasi menjadi salah satu upaya efektif untuk melindungi anak dari berbagai penyakit serta mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal.

“Kami berharap seluruh orang tua memberikan dukungan terhadap pelaksanaan BIAS, karena imunisasi merupakan investasi kesehatan bagi anak-anak agar mereka dapat tumbuh sehat, kuat, dan berprestasi,” ujar Ny. Iren.

Lanjutnya, langkah dukungan terhadap program imunisasi bagi anak usia sekolah itu, bertujuan meningkatkan kekebalan tubuh serta mencegah berbagai penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.

Disampaikan pula, program ini mencakup 207 Sekolah Dasar (SD), 14 Madrasah Ibtidaiyah (MI), serta 103 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kota Manado.

Sedangkan, anak yang tidak bersekolah atau putus sekolah tetap dapat memperoleh layanan imunisasi dengan mendatangi puskesmas maupun posyandu terdekat.

Baca Juga :  Sentuhan Strategis Gubernur Yulius Sukses Tekan Kemiskinan Sulut 0,30 Persen

Terpantau, BIAS di Manado berlangsung dengan tertib dan mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun para orang tua.

“Kami bersama Pemkot Manado pun mendorong agar tercapai keberhasilan dari program imunisasi sebagai upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak usia sekolah,”jelas Pinontoan yang juga Anggota DPRD Sulut ini.

Sementara itu, pihak Dinkes Manado sendiri memulai BIAS 2026, jadi upaya meningkatkan kekebalan tubuh anak usia sekolah terhadap berbagai penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) di Dinas Kesehatan Manado dr Sicilia Kumaat menjelaskan, kalau BIAS merupakan program nasional berupa pemberian imunisasi lanjutan bagi anak usia sekolah.

Dimana, program ini bertujuan memperkuat kekebalan tubuh anak terhadap penyakit berbahaya, menjaga kesehatan mereka sejak dini, sekaligus mendukung terwujudnya generasi yang lebih sehat di masa depan.

Dia merinci, pemberian imunisasi tersebut di bulan Agustus mencakup siswa Kelas 1 SD berupa vaksin Campak-Rubela (MR).

Selanjutnya, siswi Kelas 5 SD memperoleh imunisasi Human Papillomavirus (HPV) dosis tunggal sebagai upaya pencegahan kanker leher rahim.

Kemudian, terdapat imunisasi kejar HPV yang diberikan kepada siswi Kelas 6 SD dan Kelas 9 SMP yang belum pernah menerima vaksin HPV pada tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Ini Daftar Nama Kepsek Baru yang Dilantik Sekda Manado, Penegasan Dikeluarkan

Dan, di tahap kedua November nanti, meliputi pemberian imunisasi Diphtheria Tetanus (DT) bagi siswa Kelas 1 SD, imunisasi Tetanus Diphtheria (Td) bagi siswa Kelas 2 SD juga imunisasi Td bagi siswa Kelas 5 SD.

Ada pun sasaran BIAS di Manado lanjut dia, jumlah penerima imunisasi ada 6.950 anak Kelas 1 SD untuk imunisasi MR/DT, 6.912 anak Kelas 2 SD untuk imunisasi Td, 6.477 anak Kelas 5 SD untuk imunisasi Td, 3.239 siswi Kelas 5 SD untuk imunisasi HPV, 1.000 siswi Kelas 6 SD sebagai sasaran imunisasi kejar HPV dan 1.800 siswi Kelas 9 SMP untuk imunisasi kejar HPV.

“Imunisasi melindungi anak dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Karena itu, kami mengajak seluruh orang tua untuk mendukung pelaksanaan BIAS dengan memastikan anak mengikuti jadwal imunisasi sesuai ketentuan,”jelasnya.

Tambahnya, setiap anak diharapkan berada dalam kondisi sehat, tidak mengalami demam tinggi, serta telah mengonsumsi sarapan atau makanan yang cukup sebelum berangkat ke sekolah atau lokasi pelayanan kesehatan.

“Seluruh kebutuhan vaksin dan logistik pendukung dalam pelaksanaan BIAS 2026 telah disiapkan dan didukung oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sehingga pelaksanaan program di Kota Manado dapat berjalan sesuai jadwal,” ungkapnya. (DevyKumaat)

 

Follow WhatsApp Channel www.mediasulut.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut HUT Desa ke-196, Pemdes dan Warga Desa Munte Gelar Jalan Sehat, Senam Pagi dan Posyandu
Bonus Atlet-Pelatih Manado di Porprov 2025 Tembus Rp6,414 Miliar dan Cair 2026
72 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan Lagi ke Pulau Manado Tua dan Bunaken
Dikbud Manado Bakal Fasilitasi Olahraga Tinju di Sekolah, Tekan Angka Tawuran
Banggar Tegaskan OPD Segera Lengkapi Berkas Pengawasan P-APBD 2026
Sentuhan Bapemperda Soal Transportasi Digagas, Turut Senggol Bus Trans dan Jelajah Bajaj
Wawali Richard Baca Rincian Ranperda Perubahan-APBD 2026 
Mona Kloer Pimpin Banggar DPRD Manado Bahas Ranperda APBD-P 2026

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 15:15 WITA

Sambut HUT Desa ke-196, Pemdes dan Warga Desa Munte Gelar Jalan Sehat, Senam Pagi dan Posyandu

Jumat, 4 September 2026 - 07:35 WITA

Bonus Atlet-Pelatih Manado di Porprov 2025 Tembus Rp6,414 Miliar dan Cair 2026

Kamis, 3 September 2026 - 20:42 WITA

72 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan Lagi ke Pulau Manado Tua dan Bunaken

Rabu, 2 September 2026 - 21:39 WITA

Dikbud Manado Bakal Fasilitasi Olahraga Tinju di Sekolah, Tekan Angka Tawuran

Rabu, 2 September 2026 - 07:39 WITA

Sentuhan Bapemperda Soal Transportasi Digagas, Turut Senggol Bus Trans dan Jelajah Bajaj

Berita Terbaru