Suasana pembahasan Pansus PSU dan pihak pengembang yang mengajukan pendapatnya, Senin (21/9/26).
Manado, MS
Pertemuan jaring aspirasi antara Panitia Khusus (Pansus) PSU dan pengembang perumahan terkait penyusunan Ranperda PSU diwarnai diskusi yang cukup alot dan dinamis, Senin (21/9/26) kemarin.
Beberapa pengembang menyoroti penafsiran rincian pasal yang dinilai kurang sejalan dengan ketentuan yang mereka pahami.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menanggapi hal tersebut, Ketua Pansus PSU DPRD Manado Stenly Tamo SH, menjelaskan bahwa hierarki aturan hukum menempatkan Undang-Undang dan Peraturan Daerah (Perda) sebagai acuan utama.
”Kita perlu memedomani Undang-Undang dan Perda terlebih dahulu. Aturan turunan seperti PP dan sejenisnya tentu menyesuaikan dengan UU serta Perda. Jika menggunakan acuan lain, penerapannya kurang tepat,” ujarnya.
Meski demikian, perbedaan pandangan dan pembahasan mendalam terkait pemahaman aturan tersebut masih terus bergulir selama ruang diskusi dibuka.
Di kesempatan yang sama, salah satu perwakilan pengembang menyampaikan pertanyaan mengenai rincian jenis PSU yang wajib diserahkan.
Sembari turut membandingkan mekanisme penyerahan di luar wilayah Manado yang memiliki perbedaan penerapan.
“Aturan yang ada setiap pemukiman perlu penyerahan PSU,” ujar Tamo.
Dan itu dibantah lagi oleh perwakilan pengembang dan menuturkan pertanyaan, kejelasan PSU.
Menurutnya, PSU itu banyak, seperti jalan yang nanti diserahkan secara sertifikasi.
Kejelasan pertemuan pun langsung disampaikan pansus saat itu, mengingat saling menyampaikan pendapat dalam masih berproses.
Hingga saat ini, pembahasan Ranperda masih terus berlanjut setelah diskors untuk menghimpun masukan dari para pengembang dan Pemerintah Kota Manado.
Sebelumya, Tim Pansus sudah melakukan turun lapangan melihat dari dekat untuk kesiapan langkah penyerahan PSU di sejumlah kompleks perumahan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kaban Keuangan dan Aset Manado, Kepala Dinas PTSP Manado, Kepala Dinas Perkumpulan Manado, Kabag Hukum, Kepala BPN Manado, pengurus REI, serta para undangan.(DevyKumaat)













Komentar