Jein Sumilat.
Manado, MS
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Manado Ir Jean Sumilat, menyuarakan persoalan krusial terkait penanganan sampah dan air bersih di Kecamatan Malalayang.
Hal tersebut disampaikan ketika rapat pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah-Perubahan (APBD-P) Kota Manado Tahun Anggaran 2026, Selasa (18/8/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kecamatan Malalayang terdiri dari sembilan kelurahan dengan karakteristik jalan yang bervariasi dan menanjak. Sehingga, diperlukan jenis armada mobil angkut sampah mobil terbuka belakang,”katanya saat diwawancarai usai pembahasan.
Lanjut dia menilai, kendaraan roda empat itu lebih memadai dan efektif dibandingkan motor sampah, mengingat bentuk jalan di beberapa kelurahan yang menanjak curam.
Diakuinya, usulan terkait penambahan armada ini sudah beberapa kali digaungkan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Manado agar segera disesuaikan dengan kebutuhan nyata di lapangan.
Terkait itu, Ketua Komisi III DPRD Manado katakan, adanya penampungan sampah di Kantor Kecamatan Malalayang dan Kantor Kelurahan Malalayang 1 diminta untuk segera dipindahkan.
”Penumpukan sampah di titik-titik tersebut terjadi sebelum diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang sudah dikeluhkan oleh warga sekitar maupun masyarakat luar karena bau juga dapat mengganggu kesehatan dan kenyamanan lingkungan,”ungkapnya.(DevyKumaat)













Komentar