Manado, MS
Anggota DPRD Manado Elryc Milan M Mosal menjumpai konstituennya lewat reses ketiga di Pulau Siladen, Rabu (5/8/26).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hadir mendampingi, Camat Bunaken Kepulauan Imanuel Mandan SE, Kepala Puskesmas Bunaken Kepulauan, instansi terundang dan pihak kepolisian setempat.
Persoalan langsung pula disampaikan terkait kondisi warga terhadap kebutuhan mereka, seperti pasokan listrik di Pulau Bunaken dan Pulau Siladen.
Dimana, keadaan itu berkembang ramai dibicarakan hingga media sosial.
“Kondisi kurangnya pasokan listrik berdampak terhadap sektor pariwisata. Bayangkan saja, tamu-tamu yang datang ke Bunaken ada yang kecewa karena persoalan listrik. Ini tentu menjadi perhatian kita bersama,” ujarnya.
Lanjutnya, hal itu jadi kewenangan pengelolaan listrik berada di bawah PT PLN (Persero) sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Bukan dari Pemerintah Kota Manado.
Meski begitu diakuinya, langkah koordinasi telah dilakukan, untuk kemudian adanya langkah pelayanan listrik dapat ditindaklanjuti.
“Puji Tuhan, saya sudah bertemu dengan Pak Walikota dan saat ini sedang menunggu pertemuan dengan Kepala PLN. Lantas, hasil komunikasi tersebut, ada optimisme bahwa mudah-mudahan pada 17 Agustus nanti listrik di Pulau Siladen sudah dapat menyala selama 24 jam,”jelasnya.
Mosal pun sampaikan, sembari menanti hadirnya pelayanan listrik bagi warga kepulauan dirinya berkomitmen tetap akan hadir membantu masyarakat kepulauan sebagai bentuk tanggungjawabnya.
Sementara itu, terdapat aspirasi warga setempat, yakni Vince Bawekes yang menanyakan seputar mekanisme rujukan pasien ke RSUD ODSK.
Pasalnya, terdapat kendala dari pasien yang hendak menjalani kontrol namun ditolak karena tidak memiliki surat rujukan. Padahal, telah diarahkan untuk langsung datang ke rumah sakit.
“Sistem rujukan ini seperti apa? Karena masyarakat menjadi bingung ketika di satu sisi diminta langsung datang, tetapi di sisi lain rumah sakit meminta surat rujukan,”paparnya.
Menanggapi persoalan rujukan pasien, Elryc Mosal mengakui masyarakat kepulauan memang menghadapi tantangan tersendiri akibat kondisi geografis.
“Persoalan rujukan menjadi sangat penting karena posisi kita berada di wilayah kepulauan. Kondisi geografis membuat masyarakat tidak bisa disamakan dengan wilayah daratan. Aspirasi ini akan kami perjuangkan agar pelayanan kesehatan semakin mudah diakses masyarakat,” tegasnya.
Masih tentang rujukan, turut mendapat jawaban jawaban dari Kepala Puskesmas Kecamatan Bunaken Kepulauan bahwa pihaknya telah melakukan konfirmasi terkait kasus pasien yang dimaksud.
“Pasien memang pernah menjalani pengobatan di RSUD ODSK, namun sistem rujukan elektronik tidak membaca data untuk penerbitan rujukan lanjutan ke rumah sakit tersebut sehingga diperlukan penyelesaian sesuai mekanisme yang berlaku,” kata dia.
Pertanyaan warga seputar langkah pemekaran Pulau Siladen dapat menjadi kelurahan baru.
Sehingga, dapat mempermudah pelayanan pemerintah ke masyarakat turut muncul.
Juga mengenai sampah rumah tangga saat ini hanya diangkut sekitar satu bulan sekali tersampaikan.
Mosal kemudian menyampaikan bakal membawa aspirasi tersebut ke Pemkot Manado.
Dan menuturkan, kalau usulan yang baik itu mendapat apresiasinya.
Mosal selanjutnya menegaskan, kalau lewat reses ini, komitmen untuk mengawal aspirasi warga seperti di kepulauan bakal dilakukan.
“Menjadi sebuah komitmen untuk terus mengawal seluruh aspirasi masyarakat kepulauan agar dapat menjadi perhatian Pemerintah Kota Manado,”ungkapnya. (DevyKumaat)













Komentar