Tomohon, MS
Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G. A. Rumajar, S.E., M.I.Kom, menghadiri sekaligus membuka secara resmi Lomba Bertutur bagi siswa-siswi tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kota Tomohon. Kegiatan ini diselenggarakan di Anugerah Hall Tomohon dan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai sekolah di kota ini.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan bahwa kegiatan membaca merupakan salah satu keterampilan dasar yang sangat penting dalam proses pendidikan dan pembentukan karakter anak. “Membaca adalah gerbang peradaban. Negara dengan tingkat kegemaran membaca yang tinggi cenderung memiliki peradaban yang lebih maju,” ujarnya. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Tomohon terus berupaya membangun masyarakat yang gemar membaca melalui berbagai kegiatan edukatif dan kreatif.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Wakil Wali Kota juga menambahkan bahwa di era perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, minat baca anak-anak harus terus ditumbuhkan agar mereka tetap mampu memahami dan mengapresiasi cerita-cerita yang bernilai edukatif dan budaya. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melalui penyelenggaraan lomba bertutur ini, yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca, memahami isi cerita, serta menyampaikan cerita secara komunikatif dan menarik.
“Lomba bertutur tidak hanya melatih kemampuan berbicara di depan umum, tetapi juga memperkuat daya imajinasi, kepercayaan diri, dan memperkenalkan cerita rakyat serta budaya daerah kepada generasi muda,” jelas Rumajar. Ia berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal sekaligus meningkatkan minat membaca sejak usia dini.
Selain sebagai sarana literasi, kegiatan ini juga menjadi media untuk melestarikan cerita rakyat, legenda daerah, dan nilai budaya yang menjadi bagian dari identitas bangsa Indonesia. “Pemerintah Kota Tomohon melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah berkomitmen mendukung penuh upaya peningkatan budaya baca dan literasi anak-anak sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan literasi nasional,” tegasnya kepada sejumlah wartawan siang tadi.
Kepada seluruh peserta, Wakil Wali Kota berpesan agar mengikuti lomba dengan semangat, percaya diri, dan menjunjung tinggi sportivitas. “Menang atau belum menjadi juara bukanlah tujuan utama, yang terpenting adalah pengalaman dan pelajaran berharga yang diperoleh. Mari manfaatkan ajang ini untuk belajar, mengembangkan bakat, dan memperluas wawasan,” pesannya.

Mengakhiri sambutannya, Rumajar mengajak seluruh masyarakat agar terus mencintai buku, gemar membaca, dan melestarikan cerita rakyat serta budaya daerah sebagai bagian dari jati diri bangsa. Ia berharap, melalui kegiatan ini lahir generasi muda Kota Tomohon yang cerdas, kreatif, dan berkarakter, serta mampu menjadi duta literasi yang mampu menginspirasi lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Tomohon, Julius Tumilantow, S.E., M.E., serta jajaran, tim juri yang terdiri dari Sony Marsabess, S.Sos., M.I.P., Dr. Yunita Sumakul, M.Psi., Psikolog, dan Novia Ering, S.Pd., M.Pd., beserta para kepala sekolah, guru, pendamping, dan seluruh peserta lomba. (RommyKaunang/*)













Komentar