Tomohon, MS
Keberadaan baliho bergambar Osco Olfriady Letunggamu (O2L) yang ramai diperbincangkan di sejumlah ruas jalan Kota Tomohon akhirnya mendapatkan penjelasan resmi dari pihak terkait. Baliho tersebut menjadi viral di media sosial menjelang pelaksanaan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2026.
Pada Sabtu (2/8/2026), di Menara Alfa Omega, Nisia Moraya Tewu, juru bicara Osco, menyampaikan keterangan pers kepada puluhan wartawan. Ia menegaskan bahwa keberadaan baliho tersebut tidak ada kaitannya dengan agenda politik maupun kepentingan pribadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Beliau sama sekali tidak memiliki niat untuk mencalonkan diri ataupun mencari popularitas. Kehadiran beliau di Tomohon murni karena ingin membantu dan berpartisipasi mendukung kemajuan Kota Tomohon, khususnya melalui ajang TIFF 2026,” tegas Nisia.
Nisia menjelaskan, Osco baru tiba di Indonesia dan langsung menuju Sulawesi Utara untuk memenuhi sejumlah agenda. Ia menambahkan, pihaknya memilih memberikan penjelasan terbuka agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat terkait keberadaan baliho tersebut.
Selain itu, Nisia menuturkan bahwa Osco sudah menunjukkan kepeduliannya terhadap berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di Sulawesi Utara sebelumnya. Ia pernah memberikan bantuan sebesar Rp50 juta untuk kegiatan Kaum Bapa Katolik (KBK) Keuskupan Manado dan Rp100 juta untuk pembangunan gereja di Bolaang Mongondow Timur, sehingga total bantuan yang disalurkan mencapai Rp150 juta.
“Kami ingin masyarakat tahu bahwa dukungan Osco terhadap TIFF berawal dari inisiatif pribadi dan keinginannya untuk berkontribusi positif bagi daerah ini,” tambah Nisia.
Selain mendukung TIFF, Osco juga dipercaya sebagai Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda yang membawahi wilayah Sulawesi. Dalam kapasitas tersebut, ia turut mendampingi Wakil Duta Besar Kerajaan Belanda saat mengunjungi situs bersejarah di Tomohon, termasuk Gereja Sion dan bangunan bersejarah peninggalan Belanda lainnya.
Nisia menyampaikan bahwa pihaknya prihatin dengan munculnya berbagai spekulasi terkait keberadaan Osco, namun mereka memilih menyikapi semuanya secara positif dan terbuka.
“Kami datang dengan niat baik untuk memperkenalkan Pak Osco kepada masyarakat Sulawesi Utara dan memberikan kontribusi nyata. Tidak ada tujuan politik atau kepentingan lain,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa Osco memiliki ikatan emosional dengan Sulawesi karena garis keturunan dari Sangihe dan Toraja, yang menjadi alasan utama dukungannya terhadap pembangunan dan kemajuan daerah.
Di akhir penjelasannya, Nisia menyampaikan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan peluncuran Kantor Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda di Makassar yang akan dihadiri perwakilan dari Kedutaan Besar Belanda. Meski agenda padat, Osco tetap berkomitmen mendukung penyelenggaraan TIFF 2026 sebagai ajang internasional yang membanggakan Kota Tomohon. (RommyKaunang)













Komentar