Gempa M 7,1 Guncang Jepang, KBRI Tokyo Pastikan Seluruh WNI Aman

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:44 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gempa dengan kekuatan M 7,1 mengguncang Kumamoto, Pulau Kyushu, Jepang, menyebabkan kerusakan infrastruktur hingga korban jiwa. Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu) mengatakan sejauh ini belum ada laporan warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak.

“Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Tokyo terus memantau perkembangan situasi pasca gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 SR yang terjadi pada hari Selasa (28/7) di wilayah Kumamoto, Jepang, tepatnya di Pulau Kyusu,” kata Kemlu melalui pernyataan resminya, Rabu (29/7/2026).

Berdasarkan laporan, gempa tersebut diikuti beberapa gempa susulan serta peringatan tsunami yang kini telah dicabut. Gempa juga dilaporkan mengakibatkan sejumlah kerusakan pada fasilitas dan rumah warga. Namun Kemlu menyebut hingga kini belum ada laporan WNI yang terdampak.

“KBRI Tokyo telah menghubungi simpul komunitas WNI yang berada di wilayah Kumamoto dan Kyusu. Sejauh ini, belum terdapat laporan terkait WNI yang terdampak gempa di kedua wilayah tersebut. Seluruhnya dilaporkan dalam kondisi aman,” katanya.

Sementara itu, WNI di wilayah akreditasi diimbau tetap tenang dan terus memantau informasi resmi mengenai perkembangan situasi melalui Japan Meteorological Agency (JMA).

Sebelumnya, gempa dengan kekuatan M 7,1 mengguncang Kumamoto, Pulau Kyushu, Jepang. Berdasarkan perkembangan terbaru, jumlah korban tewas bertambah menjadi 5 orang.

Dilansir The Strait Times, Rabu (29/7/2026), Badan Penanggulangan Kebakaran dan Bencana Jepang mengatakan dua jasad ditemukan berada di dalam pusat perbelanjaan yang rusak parah. Sedangkan tiga orang lainnya di lokasi berbeda di wilayah Kumamoto.

Baca Juga :  Teman Pemimpin Sedunia Apresiasi Iven TIFF 2026,  Ketum Ati: Bukti Daerah Bisa Membawa Indonesia ke Kancah Dunia

Gempa tersebut juga menyebabkan ribuan rumah kehilangan aliran listrik dan mengakibatkan kerusakan serta retakan pada jalan-jalan di seluruh wilayah itu.

Tim penyelamat yang bekerja di lokasi kejadian sepanjang malam telah mengevakuasi delapan orang dari pusat perbelanjaan Aeon Mall Kumamoto, setelah terjadi ledakan di dalam mal tersebut pascagempa.

Dari kedelapan orang itu, dua wanita berusia 20-an tahun dipastikan meninggal dunia, sementara satu orang lainnya dilaporkan mengalami henti jantung dan napas. Lima orang lainnya mengalami luka-luka, namun pihak berwenang menyatakan kondisi mereka tidak mengancam jiwa.

Sumber : Detik.com

Follow WhatsApp Channel www.mediasulut.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Spektakuler Gelar Diplomatic Tour TIFF 2026, Wali Kota Tomohon Caroll Perkuat Kerja Sama dan Dukungan Internasional
Teman Pemimpin Sedunia Apresiasi Iven TIFF 2026,  Ketum Ati: Bukti Daerah Bisa Membawa Indonesia ke Kancah Dunia
Tomohon International Flower Festival 2026, Spektakuler 
Kawanua Sedunia Indonesia Pulang Kampung Berbagi Kasih untuk Lansia di Panti Lansia Lydia Tomohon
Tomohon dan Selandia Baru Jalin Kerjasama Energi dan Sister City
Panas! AS Larang Impor Robot Humanoid, China Geram
Kunjungan Resmi Belanda ke Tomohon, Kota Kecil Tapi Potensi Besar
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:50 WITA

Spektakuler Gelar Diplomatic Tour TIFF 2026, Wali Kota Tomohon Caroll Perkuat Kerja Sama dan Dukungan Internasional

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:17 WITA

Teman Pemimpin Sedunia Apresiasi Iven TIFF 2026,  Ketum Ati: Bukti Daerah Bisa Membawa Indonesia ke Kancah Dunia

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:40 WITA

Tomohon International Flower Festival 2026, Spektakuler 

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:02 WITA

Kawanua Sedunia Indonesia Pulang Kampung Berbagi Kasih untuk Lansia di Panti Lansia Lydia Tomohon

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:53 WITA

Tomohon dan Selandia Baru Jalin Kerjasama Energi dan Sister City

Berita Terbaru