Tomohon
Masyarakat sekitar mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi kantor arsip dan perpustakaan yang memasang bendera merah putih sobek menjelang perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Kejadian ini menuai kritik dari warga setempat yang menganggap hal tersebut tidak pantas dilakukan menjelang momen penting nasional.
Jembry Watuseke, warga Paslaten Kecamatan Tomohon Timur, saat berpapasan dengan sejumlah media yang bertandang ke Kantor Kecamatan Tomohon Tengah, dimana kantor tersebut satu halaman dengan Kantor Arsip dan Perpustakaan Kota Tomohon. Pria paruh Bayah tersebut menyampaikan keprihatinannya. Ia menyayangkan pihak kantor yang seharusnya memasang bendera yang baru dan layak sebagai simbol kebangsaan dan semangat nasionalisme.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Seharusnya mereka mengganti bendera yang sudah robek dan tampak lusuh, apalagi menjelang 17 Agustus. Ini menunjukkan kurangnya perhatian terhadap simbol negara,” ujarnya.
Selain itu, Diane Pontoriring, warga lainnya, merasa kecewa karena kantor yang seharusnya menjadi tempat pelayanan publik justru menampilkan kondisi yang memprihatinkan.
“Ini tidak mencerminkan semangat nasionalisme dan rasa hormat terhadap simbol negara,” katanya.
Kepala kantor arsip dan perpustakaan setempat belum memberikan komentar resmi terkait kejadian tersebut karena ketika dihubungi di Hp No 08124275*** tak dijawab.
Sementara warga berharap pihak terkait segera mengganti bendera yang sobek dan memperhatikan penampilan kantor menjelang perayaan hari kemerdekaan agar suasana lebih penuh semangat dan hormat terhadap simbol negara.
Diharapkan, peristiwa ini menjadi perhatian agar simbol kebangsaan selalu dijaga dan ditampilkan dengan baik, sebagai wujud rasa hormat terhadap bangsa dan negara. (RommyKaunang)













Komentar