Sentuhan Strategis Gubernur Yulius Sukses Tekan Kemiskinan Sulut 0,30 Persen

- Jurnalis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:00 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Manado, MS

Dampak kinerja jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) di kepemimpinan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE di trend positif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dimana, persentase penduduk miskin di Sulawesi Utara di Maret 2026 tercatat 6,32 persen, turun 0,30 persen.

Dibandingkan September 2025 yang sebesar 6,62 persen saja.

Tanda-tanda tersebut, setelah kabar resmi dari Berita Resmi Statistik (BRS) Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulut Nomor 52/08/71/Th. XX dirilis 5 Agustus 2026.

Berdasarkan kondisi itu, Gubernur Yulius pun menegaskan, bahwa penurunan angka kemiskinan merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan.

Itu dimulai dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, dunia usaha, hingga masyarakat.

“Penurunan angka kemiskinan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja lebih keras,” kata gubernur.

Ada pula penyampaian dari rilis resmi BPS Sulut ini menyebutkan, penurunan tersebut diikuti berkurangnya jumlah penduduk miskin dari 172,13 ribu jiwa di September 2025 menjadi 164,78 ribu jiwa di Maret 2026.

Baca Juga :  Gubernur Yulius Selvanus ke Kabupaten Bolmong, Hadiri Sidang ke-60 GMIBM Sion Pinogaluman

Atau telah berkurang sekitar 7,35 ribu jiwa.

Berdasarkan capaian itu, menempatkan Sulut sebagai provinsi dengan tingkat kemiskinan terendah di Pulau Sulawesi.

Sekaligus, mengungguli Sulawesi Tenggara (10,02 persen), Sulawesi Barat (10,00 persen), Sulawesi Selatan (7,24 persen), Sulawesi Tengah (10,46 persen) dan Gorontalo (12,16 persen).

Itu pula menunjukkan, bahwa Sulut berhasil mempertahankan posisinya sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan paling rendah di kawasan Sulawesi.

Pun, terhadap angka kemiskinan Sulut sebesar 6,32 persen itu, menempatkan provinsi bermaskot nyiur melambai ini ada di lingkungan daerah dengan kategori tingkat kemiskinan yang relatif rendah secara nasional.

Hal ini, mencerminkan efektivitas berbagai program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Terkait itu, Gubernur Yulius menyebutkan, kalau Pemprov Sulut tetap searah dalam program-program kemasyarakatan.

“Pemprov Sulut akan memastikan setiap program pembangunan benar-benar menyentuh masyarakat, menciptakan lapangan kerja, memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperluas akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial,”tambahnya.

Baca Juga :  Dispora Sulut Bekali Pemuda Menuju Pebisnis Unggul Lewat Melaksanakan Pelatihan Kewirausahaan

Terkait itu, ragam program strategis terus diusung dan dijalankan oleh Pemprov Sulut.

Sehingga itu dapat terus memperkuat pertumbuhan ekonomi yang inklusif melalui pengembangan sektor pertanian, perikanan, UMKM, investasi, pariwisata, serta peningkatan kualitas layanan dasar kepada masyarakat.

Selain itu, data BPS juga menunjukkan bahwa garis kemiskinan di Sulut di Maret 2026 sebesar Rp578.499 per kapita per bulan terjadi peningkatan dibanding September 2025 sebesar Rp557.

Menggambarkan kondisi itu, bahwa standar garis kemiskinan meningkat, persentase penduduk miskin justru berhasil ditekan.

Berarti, menunjukkan adanya peningkatan kemampuan ekonomi masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan hidup.

Pihak Pemprov Sulut pun berkomitmen, mempertahankan tren positif tersebut di seluruh wilayah.

Diketahui, Sulut sendiri semakin mempertegas posisi sebagai salah satu provinsi dengan tingkat kesejahteraan masyarakat, jadi contoh keberhasilan pembangunan yang berorientasi ke peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. (DevyKumaat)

 

 

Follow WhatsApp Channel www.mediasulut.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut HUT Desa ke-196, Pemdes dan Warga Desa Munte Gelar Jalan Sehat, Senam Pagi dan Posyandu
Bonus Atlet-Pelatih Manado di Porprov 2025 Tembus Rp6,414 Miliar dan Cair 2026
72 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan Lagi ke Pulau Manado Tua dan Bunaken
Gubernur Yulius Sepakati KUA-PPAS dan Tekankan Pencegahan Pemborosan
Dikbud Manado Bakal Fasilitasi Olahraga Tinju di Sekolah, Tekan Angka Tawuran
Banggar Tegaskan OPD Segera Lengkapi Berkas Pengawasan P-APBD 2026
Sentuhan Bapemperda Soal Transportasi Digagas, Turut Senggol Bus Trans dan Jelajah Bajaj
Wawali Richard Baca Rincian Ranperda Perubahan-APBD 2026 

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 15:15 WITA

Sambut HUT Desa ke-196, Pemdes dan Warga Desa Munte Gelar Jalan Sehat, Senam Pagi dan Posyandu

Jumat, 4 September 2026 - 07:35 WITA

Bonus Atlet-Pelatih Manado di Porprov 2025 Tembus Rp6,414 Miliar dan Cair 2026

Kamis, 3 September 2026 - 20:42 WITA

72 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan Lagi ke Pulau Manado Tua dan Bunaken

Kamis, 3 September 2026 - 07:26 WITA

Gubernur Yulius Sepakati KUA-PPAS dan Tekankan Pencegahan Pemborosan

Rabu, 2 September 2026 - 21:39 WITA

Dikbud Manado Bakal Fasilitasi Olahraga Tinju di Sekolah, Tekan Angka Tawuran

Berita Terbaru