Karhutla di Lereng Gunung Soputan Menyebar, Pemprov Sulut Lakukan Antisipasi Gercep

- Jurnalis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:00 WITA

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Upaya pemadaman di Lereng Gunung Soputan akibat Karhutla.

Manado, MS

Kondisi di sekitar Lereng Gunung Soputan yang terdampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) mendapat reaksi gerak cepat (gercep) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Antisipasi agar Karhutla tak menyebar luas di kawasan hutan lindung itu di antaranya koordinasi lintas instansi, berupa upaya pemadaman.

Hal tersebut berlaku sesuai instruksi Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE ke, jajarannya, yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulut, Dinas Kehutanan Sulut dan Satuan Polisi Pamong Praja.

Didukung,Korem 131/Santiago, Brimob, Manggala Agni, Polisi Kehutanan, Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara serta sejumlah unsur pendukung lainnya.

Baca Juga :  Sentuhan Strategis Gubernur Yulius Sukses Tekan Kemiskinan Sulut 0,30 Persen

Gubernur Yulius Selvanus menegaskan penanganan kebakaran hutan membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Karena itu, koordinasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, TNI, Polri, hingga instansi teknis terus diperkuat agar kebakaran tidak meluas ke kawasan lain.

“Pemerintah akan terus memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada agar kebakaran dapat segera dikendalikan dan dampaknya terhadap masyarakat maupun lingkungan dapat ditekan,”kata gubernur.

Ada pun langkah yang dilakukan itu, seperti mempercepat pengendalian kebakaran sekaligus meminimalkan dampaknya terhadap lingkungan maupun masyarakat.

Pemprov Sulut turut bergerak cepat mengantisipasi meluasnya kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di kawasan hutan lindung Gunung Soputan,

Baca Juga :  Di Kakas, Gubernur Yulius Serahkan Bantuan Pertanian

Dilakukan itu sejak guna mengantisipasi meluasnya kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di kawasan hutan lindung Gunung Soputan, di tindaklanjuti sejak Senin (3/8/26).

Mendukung pergerakan itu, sejumlah kebutuhan logistik ke setiap personel yang melakukan pemadaman pun ada.

Berupa, bantuan berupa beras, ikan kaleng, mi instan, dan matras disalurkan guna memastikan kebutuhan petugas selama proses penanganan terpenuhi.

Terkait kondisi karhutla, Pemprov Sulut mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta tidak menyalakan api di kawasan hutan maupun lokasi wisata alam.

Dimintakan juga, laporan dari warga ke pihak aparat, apabila menemukan titik api agar bisa ditangani secepatnya mungkin. (DevyKumaat)

 

Follow WhatsApp Channel www.mediasulut.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bonus Atlet-Pelatih Manado di Porprov 2025 Tembus Rp6,414 Miliar dan Cair 2026
72 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan Lagi ke Pulau Manado Tua dan Bunaken
Gubernur Yulius Sepakati KUA-PPAS dan Tekankan Pencegahan Pemborosan
Dikbud Manado Bakal Fasilitasi Olahraga Tinju di Sekolah, Tekan Angka Tawuran
Banggar Tegaskan OPD Segera Lengkapi Berkas Pengawasan P-APBD 2026
Sentuhan Bapemperda Soal Transportasi Digagas, Turut Senggol Bus Trans dan Jelajah Bajaj
Wawali Richard Baca Rincian Ranperda Perubahan-APBD 2026 
Mona Kloer Pimpin Banggar DPRD Manado Bahas Ranperda APBD-P 2026

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 07:35 WITA

Bonus Atlet-Pelatih Manado di Porprov 2025 Tembus Rp6,414 Miliar dan Cair 2026

Kamis, 3 September 2026 - 20:42 WITA

72 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan Lagi ke Pulau Manado Tua dan Bunaken

Kamis, 3 September 2026 - 07:26 WITA

Gubernur Yulius Sepakati KUA-PPAS dan Tekankan Pencegahan Pemborosan

Rabu, 2 September 2026 - 21:39 WITA

Dikbud Manado Bakal Fasilitasi Olahraga Tinju di Sekolah, Tekan Angka Tawuran

Rabu, 2 September 2026 - 07:39 WITA

Sentuhan Bapemperda Soal Transportasi Digagas, Turut Senggol Bus Trans dan Jelajah Bajaj

Berita Terbaru