Manado, MS
Para warga di Kecamatan Bunaken Kepulauan menerima pelayanan atas aktivitasi lewat adanya akurasi data penerima bantuan sosial (bansos) melalui digitalisasi berbasis Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos).
Program Pemkot Manado besutan bersama sejumlah instansi seperi Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan (Discapilduk), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) ini langsung dirasakan warga seperti
di Kelurahan Alung Banua, Bunaken, Manado Tua I dan Manado Tua II.
Para petugas pun menjemput bola.
Terkait itu, Kadis Kominfo Noviyanti N Mongkau SE mengatakan, proses registrasi Perlinsos bersifat inklusif dan terbuka bagi seluruh warga tanpa terkecuali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Diharapkan para ketua lingkungan berperan aktif mengarahkan warga di lingkunganuntuk melakukan registrasi, baik secara mandiri maupun melalui pendampingan,” katanya.
Hal tersebut menurutnya perlu, karena aparat kelurahan dan ketua lingkungan bagian penting berjalannya sistem perlinsos tersebut.
“Ini juga agar tak ada masyarakat yang tertinggal hanya karena keterbatasan akses informasi maupun kendala dalam melakukan registrasi secara mandir,” tutur Mongkau.
Diakuinya, proses registrasi terdapat temuan di lapangan yang bisa diperoleh jalan keluarnya.
Camat Bunaken Kepulauan Imanuel Mandak SE turut berpendapat positif dan mengapresiasi pelaksanaan aktifasi tersebut ke warga di wilayahnya.
Pasalnya, diakui juga kalau programnya telah membantu mempercepat proses registrasi masyarakat.
Dan, baginya kehadiran petugas secara langsung di tengah masyarakat dinilai menjadi solusi efektif untuk memastikan proses registrasi dapat menjangkau lebih banyak warga.
“Pelayanan jemput bola ini sangat membantu warga kami yang kesulitan mengakses layanan secara mandiri. Setelah teregistrasi, kami berharap warganya dapat segera mengakses dan memperoleh berbagai program bansos yang disediakan pemerintah,” ungkap Mandak.
Diketahui, Pemkot Manado terus mendorong agar proses digitalisasi perlindungan sosial tidak berhenti pada kegiatan registrasi semata. Dan, telah berlangsung di 10 kecamatan lain sebelumnya. (DevyKumaat)













Komentar