Bart Assa.
Manado, MS
Dinas Pendidikan Kebudayaan (Dikbud) Kota Manado menggandeng Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Manado menyiapkan terobosan baru untuk menekan angka tawuran dan kenakalan remaja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal tersebut dikatakan Kepala Dikbud Manado Peter K B Assa ST MSc PhD, bahwa ada alokasi lewat Perubahan-APBD 2026 untuk pengadaan fasilitas serta peralatan olahraga tinju sebagai kegiatan ekstrakurikuler di tingkat SMP.
Menurutnya, langkah ini diambil sebagai bentuk intervensi positif terhadap dinamika perilaku siswa SMP yang dinilai memiliki energi berlebih dan kerap terlibat potensi konflik fisik.
”Terdapat opsi olahraga ini dipilih berdasarkan hasil pemantauan lapangan yang menunjukkan tingginya minat remaja Manado terhadap olahraga ekstrem tersebut dibanding cabang olahraga beladiri lainnya,”katanya usai ikut pembahasan P-APBD 2026 di DPRD Manado, Rabu (29/26).
Lanjutnya, telah diskusi dengan Kepala Dispora Manado sebelumnya, dan diharapkan saluran energi mereka dipakai untuk hal positif.
”Berdasarkan survei, minat anak-anak muda cukup tinggi di sasana-sasana tinju. Daripada energi tersebut terbuang untuk tawuran atau hal negatif lain, lebih baik kita wadahi secara resmi,” ujar kadis.
Lanjutnya, pemerintah kota berharap potensi perundungan (bullying), pengancaman, hingga aksi bawa senjata tajam yang melibatkan pelajar dapat ditekan secara bertahap.
Langkah awalnya sendiri disampaikan, lokasinya berada di SMP Negeri 4 salah satunya, ditambah sekolah pendamping yang akan disesuaikan dengan sebaran pelatih dan pemetaan potensi siswa oleh Dispora Manado.
Terkait fasilitas, dijelaskan Assa, itu nantinya terbuka bagi seluruh siswa SMP se-Manado yang berminat untuk bergabung.
Sedangkan mekanisme pembagian peran dilakukan bersama kedua instansi, dimana Dikbud memfasilitasi kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dan menyediakan peralatan latihan harian.
Dan, Dispora Manado masuk menyediakan kerangka program, menyiapkan tenaga pelatih juga instruktur sasana profesional, serta mengelola operasional ring tinju.
“Nanti, satu unit ring tinju utama rencananya ditempatkan di luar lingkungan sekolah atas kesepakatan bersama DPRD, agar dapat diakses secara lebih fleksibel. Sementara itu, perlengkapan latihan dasar akan diserahkan langsung ke sekolah dimaksud.
“Seluruh proses persiapan hingga pengadaan sarana-prasarana dipastikan berjalan di Perubahan-APBD 2026. Dimana, bakal ada evaluasi berkala untuk melihat efektivitas program. Nantinya, direncanakan penambahan fasilitas secara bertahap ke sekolah-sekolah lain di Manado memungkinkan dilakukan,”pungkasnya. (DevyKumaat)













Komentar