Manado, MS
Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus SE menegaskan seputar upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang melanda sejumlah daerah di Provinsi Nyiur Melambai ini, Rabu (26/8/26).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Turut mendampingi Wakil Gubernur Dr Victor Mailangkay SH MH, Asisten Administrasi Umum Setdaprov Sulut Dr Franciskus Manumpil, Koordinator Tenaga Ahli Ferdinand Novi Mewengkang dan Januardo Binilang.
Gubernur Yulius mengatakan, langkah pencegahan karhutla tersebut perlu melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Dihimbau pula, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap karhutla yang sampai sekarang berjumlah 1119 titik api.
Termasuk ditegaskan agar senantiasa dihindari berbagai aktivitas yang dapat memicu munculnya api.
“Semua harus bekerja bersama-sama. Dan, upaya mencegah ancaman kebakaran, selarasnya tak dibebankan ke pemerintah maupun aparat, tetapi harus menjadi tanggung jawab bersama juga,”kata gubernur di momen Coffe Morning itu.
Gubernur lantas meminta, turut menjadi salah satu kunci penting dalam mencegah karhutla sejak dini.
Masyarakat pun diajak berperan dengan dapat segera melaporkan apabila menemukan kebakaran maupun titik api di wilayah masing-masing.
“Pelaporan secara cepat dinilai penting agar petugas terkait dapat segera melakukan penanganan dan mencegah api meluas. Dan, jangan tunggu sampai terjadi kebakaran. Kita harus mencegahnya bersama-sama,” tegasnya lagi.
Meski begitu, gubernur meminta kesiap-siagaan jadi bagian kepedulian pemerintah setempat.
Dimana itu, Pemerintah Provinsi Sulut terus memperkuatnya lewat koordinasi lintas sektor.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Sulut, larut jadi bagian penting dalam upaya pencegahan karhutla,”pungkasnya.
Diketahui, sejumlah arahan lain yang penting turut dijelaskan saat pelaksanaan agenda tersebut.(DevyKumaat)













Komentar