Gubernur Yulius Selvanus SE saat bertatap muka dengan Menaker Prof Dr Yassierli ST MT di Kantor Kemenaker RI.
Manado, MS
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Indonesia Prof Dr Yassierli ST MT berkoordinasi bersama Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) di Kantor Menaker, Kamis (12/8/26).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Poin penting pertemuan tersebut seputar keadaan ketenagakerjaan di Sulut.

Termasuk, mereka yang belum bekerja kemudian membutuhkan program pelatihan.
“Penyampaian ke Menaker juga perihal infrastruktur BLK Bitung dan peralatan penunjang pelatihan di 9 Workshop yang ada. Kondisinya, sebagian besar sudah rusak dan tak terupdate lagi,” kata gubernur.
Lanjut gubernur, saat ini animo masyarakat pencari kerja untuk dilatih di BLK yang masih sangat tinggi.
Sehingga, butuh perhatian khusus dari pusat lebih khusus Kementerian Tenaga Kerja dalam membantu program pelatihan yang sangat dibutuhkan.
Menanggapi itu lebih jauh, Menaker awali dengan terima kasih atas kunjungan Gubernur dan rombongan ke Kantor Kemenaker.
Baginya, ini bukti perhatian mendalam gubernur juga keseriusan yang tinggi pula terhadap menurunkan angka pengangguran di Sulut.
Lantas, Menaker katakan lebih jauh dalam merespon usulan gubernur, yakni terdapat lima poin krusial.
Pesan menaker, yaitu :
1. Kemenaker akan mempercepat optimalisasi BLK tersebut dan akan diselesaikan insfratrukturnya serta peralatan pelatihan sehingga tahun 2027 bisa operasional.
2. Kemenaker akan menambah program pelatihan di BLK Bitung dan akan sinergis dengan BLK Minut.
3. Pemprov diminta untuk melakukan kerjasama dgn Perusahan-perusahaan Industri terkait kebutuhan tenaga kerja dan Kemenaker akan mempersiapkan pelatihan untuk tenaga kerja yang dibutuhkan perusahaan.
4. Kemenaker akan membantu Sulawesi Utara dalam optimalisasi BLK yang ada di Sulawesi Utara.
5. Menaker juga mengharapkan agar Pemprov Sulut dapat melakukan pengawasan tenaga kerja asing yang bekerja di Sulut.
“Itu semua terutama dalam rangka memastikan bahwa semua TKA yang bekerja di Sulut memenuhi persyaratan sesuai aturan ketenagakerjaan asing serta memastikan bahwa terjadi alih teknologi kepada pekerja lokal,” ungkap menaker.
Menaker sendiri, di temani dirjen, staf ahli serta direktur yang membidang.
Dan, turut mendampingi Gubernur Sulut adalah Asisten 1, Kadis Naker dan Kepala BLK Bitung. (DevyKumaat)













Komentar