Gubernur Yulius Selvanus dan sejumlah kepala daerah dan Forkopimda se-Sulut berfoto usai rapat paripurna.
Manado, MS
Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus SE, memaparkan berbagai capaian penting pembangunan daerah di Rapat Paripurna DPRD Sulut yang digelar di momen peringatan HUT ke-62 Provinsi Sulut, Selasa (22/9/26).
Mendampingi Wakil Gubernur Victor Mailangkay dalam rapat tersebut, Yulius menjelaskan bahwa peringatan kali ini mengusung tema “Sulut Melaju: Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan untuk Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, tema itu bukan sekadar deretan kata, melainkan manifestasi semangat positif, panggilan bertindak, serta wujud tekad dan komitmen bersama dalam mengakselerasi cita-cita menuju Indonesia Emas 2045.
Gubernur Yulius menegaskan bahwa Sulut telah berhasil menjaga ketahanan pembangunan di tengah berbagai tantangan global, seperti tekanan inflasi, penyesuaian efisiensi anggaran, hingga dampak fenomena El Nino.
Lebih lanjut, diuraikan sejumlah indikator keberhasilan pembangunan daerah hingga triwulan II 2026, seperti Pertumbuhan Ekonomi Sulut tumbuh pesat sebesar 5,42 persen.
Dan, capaian ini didorong oleh geliat aktivitas perdagangan, penguatan usaha mikro dan kecil, peningkatan daya beli masyarakat, serta makin tingginya kepercayaan investor.
Ada juga soal pengendalian inflasi daerah yang berhasil terjaga di angka 2,53 persen.
Atau lebih rendah dari rata-rata nasional yang berada di level 2,92 persen.
“Saya Yulius mengapresiasi, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan seluruh pemangku kepentingan atas kerja cepat dan terukur,” ujarnya.
Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Pemerataaa IPM Sulut diangkatnya dengan memiliki catatan sebesar 8,47 persen di 2025.
Sementara itu, tingkat ketimpangan pendapatan (Gini Ratio) berada di angka 0,344, lebih baik dibandingkan angka nasional sebesar 0,368.
Meski mayoritas indikator ekonomi menunjukkan tren positif, Yulius mengakui bahwa pemerintah daerah masih memiliki tantangan besar yang harus segera dituntaskan, terutama di sektor ketenagakerjaan.
Ia menyoroti Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Sulut yang masih berada di angka 5,85 persen, atau lebih tinggi dari rata-rata nasional sebesar 4,85 persen.
Gubernur pun mengajak masyarakat dan pemda senantiasa bersama.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk memperkuat persatuan serta mempercepat pembangunan daerah,” ungkapnya.(DevyKumaat)













Komentar