Gubernur Yulius Selvanus Komaling saat momen pelantikan, Senin (7/9/26).
Manado, MS
Sebanyak 318 pejabat di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) resmi menata struktur kepemimpinan teknisnya melalui agenda resmi di tingkat provinsi.
Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK) yang melaksanakan pelantikan tersebut di Aula Mapalus, Kantor Gubernur, Manado, Senin (7/9/26) sore.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mendampingi YSK adalah
Wakil Gubernur Sulut Dr Victor Mailangkay SH MH, Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Tahlis Gallang, para Asisten Sekda, serta jajaran Pimpinan Tinggi Pratama Pemprov Sulut.
“Pelantikan ini adalah langkah strategis untuk memperkuat keahlian teknis dan kapasitas kinerja organisasi. Kita ingin mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan responsif terhadap dinamika tuntutan publik,”kata YSK.
Gubernur turut meminta, para pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dengan tugas pokok dan fungsi di bidang keahlian masing-masing.
Menurutnya, keberadaan pejabat fungsional sangat vital dalam mempertajam analisis dan eksekusi teknis di lapangan.
Sembari memberi instruksi tegas terkait pentingnya menjaga integritas serta disiplin ASN dalam menjalankan amanah instansi.
“Jalankan amanah dengan memegang teguh prinsip integritas, profesionalisme, dan rasa tanggung jawab. Jauhi segala bentuk penyalahgunaan wewenang serta tindakan yang bertentangan dengan hukum,” tegasnya.
Sementara itu, terkait kerja keras ASN Pemprov Sulut sendiri selama ini, diberi apresiasi tinggi.
Dimana, disampaikan, kalau mereka senantiasa telah membawa daerah meraih berbagai penghargaan di bidang tata kelola keuangan, pelayanan publik, hingga peningkatkan arus investasi.
Meski begitu, gubernur tetap ingatkan, bahwa rentetan capaian tersebut bukan alasan untuk mengendurkan kinerja birokrasi.
“Prestasi adalah pemicu semangat, bukan alasan untuk berhenti berbenah. Keberhasilan yang kita raih lahir dari kerja bersama, bukan hasil kerja perorangan. Oleh karena itu, mari hilangkan ego sektoral,”terangnya.
Turut diajak pula, seluruh perangkat daerah untuk memperkuat sinergi lintas sektor guna menyelesaikan berbagai program prioritas pembangunan di Sulut.
“Tantangan ke depan tidak bisa diselesaikan oleh satu instansi saja. Hanya dengan kebersamaan kita mampu mewujudkan Sulut maju, sejahtera dan berkelanjutan,”tandasnya. (DevyKumaat)













Komentar